SUGIARTO IRINE

Sugiarto Irine adalah selubung dari jejalin musik pop sederhana namun kaya. Jejak retro pop, dan jazz minimalis yang mudah dicerna terpetakan di karya-karyanya. Pun dengan diksi pada setiap baris liriknya, rima dan metre yang diperhitungkan. Tak mengherankan jika kemunculan tunas baru ini tak hanya menggetarkan rumah siput penikmat musik Samarinda belaka. Pada 2017, Sugiarto Irine terpilih menjadi salah satu penampil pada perhelatan Folk Music Festival 2017 lewat program Go A Head Challenge 2017 yang digelar di Batu, Malang. Serta pada gelaran Soundrenaline 2017, Garuda Wisnu Kencana, Depansar, Bali.
Menandai setahun perjalanannya, pada 15 Februari 2018 Sugiarto Irine merilis BesokBesoksecara swarilis. Dirilis via situs www.budearto.com single pertamanya mewujud dalam transformasi baru berbentuk full band. Single ini membuka kran untuk karya-karya yang akan mengaliri saluran pendengaran dalam mini album perdana “Altokumulus Kelabu” yang dirilis pada Mei 2018. Buah karya dari perkawinan yang harmonis dengan beberapa seasonal player asal Samarinda diantaranya Muhamad Ranaldi Yamin (Murphy Radio, Yono Eliani, Rima Hari Senin) selaku bassist, Dennis Berhan (Dennis Berhan Trio, Yono Eliani) di gitar, Johan Bagus Triwidodo (Presiden Sikat Gigi) mengisi posisi keyboardist dan kemudian digantikan Andre Sulupandang, serta Wijaya Pambudi (Wijaya Pambudi Project, Yono Eliani) pada drum.
Dalam proses panjang penciptaan materi dalam “Altokumulus Kelabu” EP yang direkam di Widi Studio, Sugiarto Irine terus berbenah dan bertransformasi memintal karyanya. Sekaligus memperkaya indera pendengaran pendengarnya dalam perjalanan audio yang unik dan mewah. Layaknya menyaksikan Sugiarto Irine tertunduk takzim atas haru dan syukur membalas senyum dan merangkul jiwa-jiwa yang telah menyambut serta senantiasa merayakan kehadirannya