SYARIKAT IDOLA REMAJA

Memulai debutnya sebagai pembuka konser Sepenggal Rindu Efek Rumah Kaca di Bandung September 2017, Syarikat Idola Remaja (SIR) merupakan persekutuan bijak kawan-kawan musisi di Bandung yang masing-masing memiliki latar belakang musik berbeda lagi menarik. Adalah Dimas Dinar Wijaksana, biduan Mr. Sonjaya, Bendi Harmoni dan Bilal AL-Wahid, Dwi Kartika Yudhaswara dengan Nada Fiksi serta Nil Saujana-nya. Arum Tresnaningtyas bersama Tetangga Pak Gesang, Sendy Novian (vokalis, gitalele) dan Fariz Alwan (bangsing) dari Parahyena. Tentu ada juga Yaya Risbaya, perkusionisnya Mr. Sonjaya, Doly Harahap selaku gitaris Teman Sebangku dan solois Jon Kastella.
Dengan motto bongkar pasang asal siap berdendang, SIR juga pernah diwarnai oleh Saron Sakina (Sasa) dari Rice Cereal & Almond Choco, Ridwan (Gomek), vokalis dan gitaris grup Ka Awang Awang serta dua orang solois ciamik, yaitu Ampli dan Pras. Mereka juga terkadang ditemani oleh Al Zeinuar basis dari The Fox & The Thieves dan Gugah, seorang basis juga yang sumbangsihnya terlacak di berbagai band seperti Rusa Militan. Lalu ada Zulqi Lael Ramadhana Orkes Keroncong Midaleudami, Rice Cereal & Almond Choco, Sins of Suns dan M. Afif Abdulloh vokalis Mustache and Beard dan Gembong (keyboardis Tulus) yang hingga saat ini tergabung memadukan kekuatan musikalitasnya. Perhelatan Selasar Musik Vol.1 di Selasar Sunaryo pada tanggal 21 Juli 2018 menjadi kisah tersendiri, manakala SIR menjadi pembuka Sigmun. Konser akustik Sigmun yang dirancang Omuniuum itu mendapat kesan baik bagi khalayak ramai dan tentu saja menjelma energi positif bagi SIR. Harmoni adalah nama tengah mereka, berdendang adalah keseharian mereka, itulah Syarikat Idola Remaja. Saat ini mereka sedang dalam proses merekam secara live, audio dan video tembang “Kota yang Masyur”, karya Yudhaswara sebagai single pertama yang akan mereka rilis.